Rabu, 24 Januari 2018

PSSI sehat?

Setelah pulih dari sanksi FIFA sepakbola di Indonesia terus berbenah, terutama dari kulaitas liga. Tentu kualitas liga yang baik juga akan berdampak dengan tim nasional.  Dan tahun 2017 adalah awal dimulai lembaran baru sepakbola nasional.

Dengan diumamkannya Letjen Edy Rahmayadi sebagai nahkoda baru PSSI, besar harapan publik akan prestasi sepakbola Indonesia yang lebih baik. Dimulai dari akhir tahun 2016, secara mengejutkan Indonesia melaju ke final piala AFF 2016, walaupun persiapan mepet dan jadwal kompetisi saat itu (ISC) tidak sinkron dengan agenda timnas. 

Tahun 2017 dimulai lembaran baru sepakbola Indonesia dibawah pimpinan Edy Rahmayadi. Di tahun ini konsep ISL diganti menjadi liga 1, Divisi Utama dan Divisi Satu diganti liga 2, liga 3, dst. Dari mulai mega transfer bintang Chelsea dan Real Madrid Michelle Essien dan datangnya mantan striker WBA Peter Odemwingie seolah menjadi pelapas dahaga dan angan angan kemajuan sepakbola di Indonesia adalah nyata.

Aturan Marquee Player pun dibuat untuk meramaikan liga yang baru seumur jagung tersebut. Dengan alih memajukam sepakbola Indonesia tetapi banyak juga klub klub peserta Liga 1 yang mengakali hal tersebut dengan mendatangkan marquee player abal abal. Aturan yang tak ketat tentang menit bermain dan kompetisi harus di eropa atau bermain di piala dunia 4.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MAKALAH “KH. ABDURAHMAN WAHID”

  MAKALAH  “KH. ABDURAHMAN WAHID” Dibuat Untuk Melengkapi Tugas mata kuliah ke-NUan   Disusun Oleh : Adha Anugrah Ibrahim (19/FAM/155)...