Minggu, 03 Juni 2018

PENGGOLONGAN ANTIBIOTIK

Penisilin :
(Benzilpenisilin (Penisilin G) dan fenoksimetilpenisilin (penisilin V)
-penisilin tahan penisilase : kloksasilin, flukoksasilin
-penisilin spektrum luas : ampisilin, amoksisilin, amoksiklav, bakampililin, pivampisilin.
-penisilin antipseudomonas : piperasilin, ureidopenisilin, sulbenisilin, tikarsilin
-mesilinam : pivmesilinam)
golongan sofalosporin :
(sefradin, sefuroksim, Sefaleksim
sefotaksim, seftazidin, seftriakson, sefaklor)
Antibiotik betalaktam lainnya :
-golongan monobaktam, aztreonam dan
-golongan karbapenem, imipenem (turunan tienamisin) dan meropenem),
golongan tetrasiklin :
(demeklosiklin, doksisiklin, minosiklin, oksitetrasiklin, tetrasiklin)
Golongan Aminoglikosida 
(amikasingentamisin, kamamisin, neomisin, netilmisin, streptomisin, dan tobramisin.)
golongan makrolida : 
(azitromisin, Eritromisin, Klaritromisin, Roksitromisin, Spiramisin)
Golongan Kuinolon :
(Siprofloksasin (Cyprofloxacin), Levofloksasin, Ofloksasin, Asam nalidiksat, Norfloksasin, Moksifloksasin)
Sulfonamida dan Trimetoprim ( Kotrimoksazol)
Antibiotik Lain
(Kloramfenikol, Klindamisin, Vankomisin dan Teikoplanin, Spektinomisin, Linezolid)


Penggolongan Antibiotik, Klasifikasi Antibiotik

Antibakteri terdiri dari antibiotik dan kemoterapi
Antibiotik adalah zat yang dihasilkan mikroba, terutama fungi, yang dapat membasmi ataupun menghambat pertumbuhan mikroba jenis lain.
Antibiotik dapat dibuat secara sintesis, yang bisa juga disebut kemoterapi. Kemoterapi adalah zat kimia yang dapat membasmi ataupun menghambat pertumbuhan mikroba, tetapi zat ini tidak berasal dari suatu mikroba atau fungi.
Klasifikasi antibiotik/antibakteri :
     1.       Penisilin
     2.       Sefalosporin dan antibiotik betalaktam lainnya
     3.       Tetrasiklin
     4.       Aminoglikosida
     5.       Makrolida
     6.       Kuinolon
     7.       Sulfonamida dan trimetoprim
     8.       Antibiotik lain

1.Penisilin
Penisilin adalah antibiotik yang bersifat bakterisida (membunuh bakteri) dengan mekanisme menghambat sintesa dinding sel bakteri. Obat ini berdifusi baik pada jaringan dan cairan tubuh, tapi penetrasi kedalam cairan otak kurang baik kecuali selaput otak mengalami infeksi. Antibiotik yang termasuk golongan penisilin antara lain :
-Benzilpenisilin (Penisilin G) dan fenoksimetilpenisilin (penisilin V)
-penisilin tahan penisilase : kloksasilin, flukoksasilin
-penisilin spektrum luas : ampisilin, amoksisilin, amoksiklav, bakampililin, pivampisilin.
-penisilin antipseudomonas : piperasilin, ureidopenisilin, sulbenisilin, tikarsilin
-mesilinam : pivmesilinam

2.Sefalosporin dan antibiotik betalaktam lainnya
Sefalosporin merupakan antibiotik spektruk luas yang digunakan untuk terapi septikemia, pneumonia, meningitis, infeksi saluran empedu,  peritonitis,  dan infeksi saluran urin. Aktivitas farmakologisnya sama dengan penisilin, diekskresikan melalui ginjal, kemempuan melewati sawar otak  sangat rendah kecuali terjadi inflamasi. Antibiotik golongan sofalosporin  ini termasuk :
-sefradin, sefuroksim, Sefaleksim
-sefotaksim, seftazidin, seftriakson, sefaklor
Antibiotik betalaktam lainnya :
-golongan monobaktam, aztreonam dan
-golongan karbapenem, imipenem (turunan tienamisin) dan meropenem.

3. Tetrasiklin
Tetrasiklim merupakan antibiotik spektrum luas, secara mikrobiologis, hanya sedikit mikroba yang dapat diatasi oleh golongan tetrasiklin, kecuali minosiklin, namun minosiklin jarang digunakan karna efek samping pusing dan vertigo. Dilain sisi tetra merupakan salah satu alternatif pilihan obat bagi pasien yang alergi terhadap antibiotik golongan betalaktam.
Penggunaannya mulai menurun karena banyaknya terjadi resistensi bakteri, namun obat ini masih merupakan pilihan untuk infeksi saluran pernafasan, dan mikoplasma genital, serta infeksi yang disebabkan klamidia (trakoma, psitakosis, salpingitis, uretritis, dan limfogranuloma venereum), riketsia (termasuk Q-fever), brusela, dan spiroketa.
Obat yang termasuk golongan tetrasiklin :
-demeklosiklin, doksisiklin, minosiklin
-oksitetrasiklin, tetrasiklin,

4. Aminoglikosida

Antibiotik golongan ini bersifat bakterisidal yang terutama aktif terhadap bakteri gram negatif, golongan ini meliputi amikasingentamisin, kamamisin, neomisin, netilmisin, streptomisin, dan tobramisin.
Aminoglikosida tidak diabsorpsi melalui saluran cerna, sehingga harus diberikan secara parenteral untuk mengatasi infeksi sistemik. adapun efek samping obat golongan ini adalah ototoksik (menganggu pendengaran/ketulian) dan nefrotoksik (merusak ginjal), efek samping tergantung dosis, lama pemberian, umur (lansia dan anak anak paling beresiko) maupun variasi individual terkait fisiologi dan metabolisme.
Aminoglikosida sebaiknya jangan diberikan bersamaan dengan diuretik (misal furosemid/HCT dll) karena potensial memperparah resiko ototoksik. jika terpaksa (darurat) memberikannya, maka jarak minum antar kedua obat harus sepanjang mungkin. 

5. Makrolida
yang termasuk golongan makrolida antara lain : azitromisin, Eritromisin, Klaritromisin, Roksitromisin, Spiramisin. 
Azitromisin adalah makrolida yang aktivitasnya terhadap bakteri gram positif, sedikit lebih lemah dibanding eritromisin. Waktu paruh relatif lama sehingga memungkinkan penggunaan dosis satu kali sehari.
Eritromisin memiliki spektrum antibakteri yang mirip dengan penisilin, sehingga dapat digunakan sebagai alternatif terhadap pasien yang alergi maupun yang resisten terhadap penisilin, umunya eritromisin digunakan untuk infeksi saluran nafas. Klaritromisinmerupakan derivat eritromisin, dimana klaritromisin lebih kuat aktivitasnya dibandingkan eritromisin.

6. Kuinolon
Antibiotik yang termasuk kedalam kuinolon antara lain : Siprofloksasin (Cyprofloxacin), Levofloksasin, Ofloksasin, Asam nalidiksat, Norfloksasin, Moksifloksasin,
Siprofloksasin aktif terhadap bakteri gram positif dan negatif, namun lebih kuat dan aktif terhadap bakteri gram negatif, siproksasi tidak boleh digunain terhadap pneumonia pneumococus karena tidak efektif.
Levofloksasin merupakan antibakteri gram positif dan negatif, lebih aktif terhadap P.Pneumococus dibanding siprofloksasin.

7. Sulfonamida dan Trimetoprim
yang cukup banyak digunakan adalah sulfametoksazol dan trimetoprim dalam bentuk kombinasi (Ko-Trimoksazol) , namun kotrimoksazol dapat menyebabkan efek samping yang serius, namun jarang terjadi seperti sindrom stevens johnson, diskrasi darah : penekanan sumsum tulang belakang, kernikterus bagi bayi yang berumur kurang dari 6 minggu, adanya resiko anemia hemolitik pada anak dewasa yang defisiensi G6PD,

8. Antibiotik Lain
a. Kloramfenikol
kloramfenikol adalah antibiotik spektrum luas, penggunaannya sebaiknya untuk penanganan infeksi yang mengancam jiwa.
b. Klindamisin
Klindamisin aktif terhadap bakteri kokus gram positif, Klindamisin mempunyai efek samping yang serius, seperti kolitis. bila penggunaannya menyebabkan diare, maka sebaiknya pengobatan dihentikan segera.
c. Vankomisin dan Teikoplanin
antibiotik ini aktif terhadap bakteri gram positif aerob dan non aerob termasuk stafilokokus yang multiresisten.
d. SpektinomisinAntibiotik ini aktif terhadap bakteri gram negatif termasuk N. Gonnorhoeae, obat ini hanya diindikasikan terhadap penyakit gonorhoe yang resisten terhadap penisilin.
e. Linezolid
Linezolid merupakan antibakteri oksazolidinon yang aktif terhadap bakteri gram positif.

sumber :http://ilmu-kefarmasian.blogspot.com/2013/09/penggolongan-antibiotik.html

Jumat, 11 Mei 2018

HYPERHIDROSIS, ANXIETY, DRUGS.

    Keringat bikin gawat !!! Orang mengira orang berkeringat itu lemah,  mudah gugup, selalu cemas. Tapi mereka belum tau apa yang disebut hyperhidrosis.  Keadaan dimana seseorang mengeluarkan keringat secara berlebih, biasanya si bagian telapak tangan,  wajah,  ketiak dan mungkin seluruh tubuh.  Sekilas tentang hyperhidrosis bagaimana cara mengatasinya?.  Nah itu dia masalahnya.  Sudah saya cba semua cara mulai jangan panik,  pakai pakaian longgar,  dan lain lain. Ionthoporesis juga bisa utk mengeringkan telapak tangan tapi belum saya coba karena HH saya di wajah dan seluruh tubuh. 

    Anxiety atau kecemasan juga bisa mempengaruhi HH saya. Disaat kita cemas, gugup atau merasa tertekan keringat bisa langsung mengalir keluar. Sudah saya coba untuk tenangkan pikiran agar jangan panik/gugup juga belum bisa menghentikan keringat yang mengalir tersebut. Suhu udara juga mempengaruhi keluarnya keringat. Apabila suhu udara naik sedikit atau pengap,langsung keringat bercucuran. Dan itu terjadi secara spontan tanpa ada gejala apapun. Tiba tiba tubuh langusng mengeluarkan keringat. 

Hyperhidrosis sendiri terbagi menjadi 2 yaitu hyperhidrosis primer dan sekunder.
  • hyperhidrosis primer : tidak diketahui penyebabnya biasanya karena keturunan dan tidak bisa sembuh total
  • hyperhidrosis sekunder : disebabkan oleh penyakit tertentu. Bisa disembuhkan dengan cara menyebuhkan penyebab penyakitnya.
Faktor faktor yang mempengaruhi HH:
  • keturunan dan faktor psikis sang penderita.
  • gaya hidup dan pola makan 
  • obesitas
  • penyakit tertentu





Narkotika & Psikotropika



Narkotika
Menurut UU No.22 tahun 1997, narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintesis maupun semi sintesis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan.

Narkotika digolongkan menjadi 3 golongan :
Golongan I
  1. Hanya digunakan untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan
  2. Tidak digunakan dalam terapi
  3. Potensi ketergantungan sangat tinggi
  4. Contoh : Heroin (putauw), kokain, ganja
Golongan II
  1. Untuk pengobatan pilihan terakhir
  2. Untuk pengembangan ilmu pengetahuan
  3. Potensi ketergantungan sangat tinggi
  4. Contoh : fentanil, petidin, morfin
Golongan III
  1. Digunakan dalam terapi
  2. Potensi ketergantungan ringan
  3. Contoh : kodein, difenoksilat



Psikotropika
Menurut UU No.5 Tahun 1997, psikotropika adalah zat atau obat baik alamiah atau sintesis bukan narkotika yang bersifat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan aktivitas mental dan perilaku.

Psikotropika digolongkan menjadi 4 golongan :
Golongan I
  1. Hanya untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan
  2. Tidak digunakan dalam terapi
  3. Potensi sindrom ketergantungan amat kuat
  4. Contoh : LSD, MDMA/ekstasi
Golongan II
  1. Untuk pengobatan
  2. Untuk pengembangan ilmu pengetahuan
  3. Potensi sindrom ketergantungan kuat
  4. Contoh : metamfetamin (shabu), sekobarbital
Golongan III
  1. Untuk pengobatan atau terapi
  2. Untuk pengembangan ilmu pengetahuan
  3. Potensi sindrom ketergantungan sedang
  4. Contoh : amobarbital, pentazosine
Golongan IV
  1. Untuk pengobatan atau terapi
  2. Untuk pengembangan ilmu pengetahuan
  3. Potensi sindrom ketergantungan ringan
  4. Contoh : diazepam, halozepam, triazolam, klordiazepoksida

Rabu, 24 Januari 2018

PSSI sehat?

Setelah pulih dari sanksi FIFA sepakbola di Indonesia terus berbenah, terutama dari kulaitas liga. Tentu kualitas liga yang baik juga akan berdampak dengan tim nasional.  Dan tahun 2017 adalah awal dimulai lembaran baru sepakbola nasional.

Dengan diumamkannya Letjen Edy Rahmayadi sebagai nahkoda baru PSSI, besar harapan publik akan prestasi sepakbola Indonesia yang lebih baik. Dimulai dari akhir tahun 2016, secara mengejutkan Indonesia melaju ke final piala AFF 2016, walaupun persiapan mepet dan jadwal kompetisi saat itu (ISC) tidak sinkron dengan agenda timnas. 

Tahun 2017 dimulai lembaran baru sepakbola Indonesia dibawah pimpinan Edy Rahmayadi. Di tahun ini konsep ISL diganti menjadi liga 1, Divisi Utama dan Divisi Satu diganti liga 2, liga 3, dst. Dari mulai mega transfer bintang Chelsea dan Real Madrid Michelle Essien dan datangnya mantan striker WBA Peter Odemwingie seolah menjadi pelapas dahaga dan angan angan kemajuan sepakbola di Indonesia adalah nyata.

Aturan Marquee Player pun dibuat untuk meramaikan liga yang baru seumur jagung tersebut. Dengan alih memajukam sepakbola Indonesia tetapi banyak juga klub klub peserta Liga 1 yang mengakali hal tersebut dengan mendatangkan marquee player abal abal. Aturan yang tak ketat tentang menit bermain dan kompetisi harus di eropa atau bermain di piala dunia 4.

Selasa, 09 Januari 2018

Pemain Asing Liga 1

        Para Pemain Asing Liga 1 2018

Setelah boomingnya fenomenal marquee player pada tahun kemarin, para pesepakbola asing baru banyak yg hadir ke indonesia demi mencoba peruntungannya. Datangnya Michael Essien membuat daya tarik tersendiri untuk kompetisi di Indonesia yang resmi digulir tahun lalu.

Untuk tahun ini beberapa pemain asing baru sudah banyak yang datang untuk mencicipi atmosfer sepakbola di Indonesia. Beberapa mungkin datang dari liga negara tetangga. Sebut saja seperti Marco Simic yang direkrut persija dari klub malaysia Melaka United.

Dari 18 klub liga 1, Sriwijaya FC yang paling bergeliat dalam bursa transfer kali ini. SFC banyak merekrut nama nama beken seperti Makan Konate, Mohammadu Ndiyae, Manuchkir Dzalilov dan juga akan menaturalisasi Alberto Goncalves dan Esteban Vizcara.

Dan tidak hanya SFC banyak juga klub klub liga 1 yang mendatangkan pemain asing baru. Beberapa di antaranya adalah :
1. AREMA : Rodrigo Ost
2. Barito    : Patrick Da Silva
3. Bali United : Kevin Brands, Demerson
4. Persija : Marco Simic, Jaimerson, Ivan Carlos
5. Persib : Oh Inkyun, Bojan Malisic
6. Persela : Fatkhullo Fatkhuloev
7. Persebaya : Otavio Dutra
8. Bayangkara Fc : Zah Rahan Krangar
9. Borneo FC : Marlon Silva,  Azamat Baymatov, Srdan Lopicic
10. Madura United : Nuriddin Davronov, Marcel Sacramento
11. Mitra Kukar : Dani Guthrie, Mauricio Leal, Fernando Rodriguez
12. PSMS : Sadney Urikhob, Reinaldo Lobo
13. PSM : Bruce Djite
Demikian bursa transfer sementara di Liga 1. Monggo ditunggu update nya seminggu lagi.

MAKALAH “KH. ABDURAHMAN WAHID”

  MAKALAH  “KH. ABDURAHMAN WAHID” Dibuat Untuk Melengkapi Tugas mata kuliah ke-NUan   Disusun Oleh : Adha Anugrah Ibrahim (19/FAM/155)...